ETHIOPIA DULU & KINI - BJ CENTRE

ETHIOPIA DULU & KINI

Pelatihan Hidroponik Bandung

ETHIOPIA DULU & KINI

October 25, 2019 Hidroponik 0

ETHIOPIA DULU & KINI

Ethiopia yg dulu identik dengan busung lapar, kini menjadi negara dengan Ketahanan Pangan Terbaik ke 12 di Dunia info detail lihat videonya berikut ini https://youtu.be/AS9zgNWlDAY

Benar2 Alloh tdk akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yg merubah apa2 yg ada pada diri mereka (QS: 13:11) Bangsa Ethiopia telah berhasil merubah nasibnya!

Mestinya Indonesia jauh lbh bisa, bayam yg benihnya dari sisa pelatihan, cukup di tanah sudah luar biasa dahsyat sebagaimana tampak dalam foto! Mestinya kita semua lebih bersemangat lagi, menyongsong bonus demografi 2030 nanti! Dan prediksi ahli, secara Ekonomi akan menjadi negara terbesar ke 4 dunia: https://youtu.be/VcSljIEIA5M

Mari persiapkan diri & generasi kita untuk serius dan iklas dibidang pangan Kalau kita tidak menanam, anak cucu kita mau makan apa nanti?

Selain itu, menanam itu besar pahalanya. Suatu pekerjaan yang dilakukan dengan niat yang ikhlas dan tulus untuk orang lain maka Allah SWT yang akan membalasnya dengan memberikan rezeki dan pahala yang melimpah.

Sebagaimana kisah Khalifah Umar bin Abdul Aziz dan seorang pria tua penanam pohon kurma ini.

Suatu ketika khalifah Umar bin Abdul Aziz berkeliling kota sambil menaiki kuda, beliau meninjau ibu kota untuk mengetahui secara langsung kondisi rakyatnya.

Di kejauhan sang khalifah melihat seorang yang sangat tua sedang menanam pohon kurma dengan asyiknya.

Dengan perlahan sang khalifah mendekati orang tua tersebut, setelah turun dari kudanya, khalifah Umar bin Abdul Aziz turun dari kudanya dan mengucap salam kepada si orang tua dan bertanya, ”Assalamu’alaikum sedang apa engkau wahai Pak tua?”

Pak tua pun menjawab dengan ramah salam dari khalifah, ”Wa’alaikum salam Tuan. Saya sedang menanam pohon kurma tuan.”

Khalifah kembali bertanya, ”Engkau kan sudah tua, buat apa menanam pohon kurma?” Bukankah pohon kurma baru akan berbuah setelah menunggu bertahun-tahun lamanya? Apakah engkau masih hidup saat panen buah korma dari pohon yang engkau tanam?”

Pak tua menjawab dengan tatapan mata yang berbinar-binar penuh semangat.
“Memang benar, tuanku, usia hamba memang sudah tua, kalau hamba masih sempat memanen buah korma ini ya Alhamdulillah, namun sekiranya saat panen tiba hamba sudah dipanggil oleh Allah dan sudah meninggalkan dunia ini, tentu masih ada anak-anak saya yang bisa memanen buah dari pohon ini. Seandainya anak-anak dan keturunan saya pun telah tiada, bolehlah buah dari pohon ini dipetik oleh orang lewat yang membutuhkan. Dengan demikian sekali menanam pohon namun manfaatnya dapat dinikmati oleh banyak orang!”

Khalifah Umar bin Abdul Aziz terpana mendengar penjelasan Pak Tua.

“Sungguh pemikiran yang baik dari seorang hamba Allah yang ikhlas .”

Demikian pemikiran khalifah di dalam hati, “Pak Tua, engkau memiliki pemikiran yang sangat bagus dan bermanfaat. Aku tersentuh dengan ketulusanmu, ini ada sedikit pemberian dariku untukmu, terimalah. Semoga rizqimu berkah.”

Khalifah Umar menyodorkan sekantung uang kepada Pak Tua karena ia terpesona dengan pemikirannya. Pak tua menerima pemberian itu dengan sangat bahagia ia pun berujar, ”Terima kasih tuan. Baru saja menanam sudah memetik hasilnya.”

Alangkah indahnya dunia ini kalau banyak orang yang berpikiran dan bertindak seperti Pak Tua yang dengan ikhlas menanam, bekerja dan berbuat untuk kepentingan banyak orang dengan tanpa pamrih untuk kebaikan, dengan niat Lillahi ta’ala mengharapkan ridho Allah SWT.

BJ, Bandung, 25 Oktober 2019

ETHIOPIA DULU & KINI ETHIOPIA DULU & KINI ETHIOPIA DULU & KINI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *