ELECTRICAL CONDUCTIVITY (EC) UTK TANAMAN

Pelatihan Hidroponik Bandung

ELECTRICAL CONDUCTIVITY (EC) UTK TANAMAN

November 21, 2018 Hidroponik 0

Ibu/bapak, berikut ini sy sampaikan bbrp hal penting sehubungan dengan EC utk tanaman.

Simplenya: Electrical Conductivity adalah *daya hantar listrik* (dalam kontek ini daya hantar listrik suatu nutrisi tanaman), semakin pekat suatu nutrisi, semakin tinggi EC-nya. Jika utk menyalakan lampu, semakin pekat nutrisi, semakin terang nyala lampu. Sy eksperimen dengan lampu 100 Watt, feses domba hanya bisa menyalakan lampu sampai sktr 10 Watt saja, Feses Kambing sekitar 70 Watt, Feses Puyuh 100 Watt, *Maksigrow 100 Watt* (mampu menggerakan kipas angin). Sy coba jg ABmix *de BJ’s* nyala *100 Watt* (mampu menggerakan kipas angin), merk yg lain dibawahnya. Contoh video disini (mhn maaf kurang lengkap, InsyaAlloh lain kali sy perbaiki): https://youtu.be/Hijak316z04

Sejak pelatihan HBJC bulan oktober, senantiasa sy demo-kan didepan audience, utk lbh memudahkan pemahaman dan sebagai ice breaking, sekaligus utk menunjukan bhw produk2 BJ Centre kualitasnya memang dahsyat!

EC bisa diukur dengan TDS. Biasanya di alat TDS yg 4 digit, sdh bisa mengukur PPM & EC sekaligus. Bisa jg pakai Avometer. Memang yg paling mudah difahami ya utk menyalakan lampu.

Banyak sekali hasil penelitian orang Indonesia ttg efek EC terhadap tanaman. EC berpengaruh pada tinggi tanaman, lebar daun, berat tanaman dll.

*Hasil penelitian pengaruh EC terhadap Sawi*: https://www.researchgate.net/publication/307951411_Pengaruh_Tingkat_EC_Electrical_Conductivity_terhadap_Pertumbuhan_Tanaman_Sawi_Brassica_juncea_L_pada_Sistem_Instalasi_Aeroponik_Vertikal

*Hasil Penelitian pengaruh EC terhadap Bayam*: http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/istek/article/view/192/207#

Dan masih banyak lagi yg lainya, bisa di search di google.

Semoga menambah wawasan kita dalam dunia tanaman. Aamiin

BJ, Bandung, 22 Nopember 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *